SainsVerse
Jelajah IPA Interaktif Tingkat SMP
Pilih Misi Eksplorasi IPA
Karakteristik & Klasifikasi Makhluk Hidup
1. Kingdom Monera
Organisme prokariotik (belum memiliki membran inti sel) dan bersel satu (uniseluler). Contoh: Bakteri (Escherichia coli, Lactobacillus bulgaricus) dan ganggang hijau-biru (Cyanobacteria).
2. Kingdom Protista
Organisme eukariotik (memiliki membran inti sel) sederhana. Dibagi menjadi Protista mirip hewan/Protozoa (Amoeba proteus, Paramecium caudatum, Plasmodium), mirip tumbuhan/Alga (Euglena viridis), dan mirip jamur.
3. Kingdom Fungi (Jamur)
Eukariotik, tidak berklorofil (heterotrof saprofit/parasit), dinding sel dari zat kitin, tubuh tersusun atas benang hifa, dan berkembang biak dengan spora. Contoh: Jamur tiram (Pleurotus ostreatus), jamur tempe (Rhizopus oryzae), dan ragi (Saccharomyces cerevisiae).
4. Kingdom Plantae (Tumbuhan)
Eukariotik multiseluler, berdinding sel selulosa, memiliki klorofil (autotrof). Terdiri atas Tumbuhan Lumut (Bryophyta), Tumbuhan Paku (Pteridophyta), dan Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta: Gymnospermae & Angiospermae).
5. Kingdom Animalia (Hewan)
Eukariotik multiseluler, tidak berdinding sel, heterotrof, bergerak aktif. Dibagi menjadi Invertebrata (tidak bertulang belakang) dan Vertebrata (Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mammalia).
โข Terdiri atas 2 kata dalam bahasa Latin atau yang dilatinkan.
โข Kata pertama menunjukkan Genus (diawali huruf kapital).
โข Kata kedua merupakan penunjuk Spesies (ditulis dengan huruf kecil semua).
โข Ditulis dengan cetak miring atau digarisbawahi secara terpisah.
โข Contoh: Padi (Oryza sativa), Jagung (Zea mays), Harimau (Panthera tigris).
Seret kartu spesimen atau Tap kotak Kingdom yang sesuai!
Sifat & Perubahan Materi
โข Melepas Kalor (Eksoterm): Membeku (Cair โ Padat), Mengembun (Gas โ Cair), dan Mengkristal/Deposisi (Gas โ Padat, contoh: terbentuknya salju atau bunga es).
โข Heterogen: Terdiri atas Koloid (susu, santan, kabut) dan Suspensi yang mengendap (campuran air dengan pasir atau air kopi tumbuk).
2. Destilasi (Penyulingan): Memisahkan campuran cairan berdasarkan perbedaan titik didih (contoh: pengolahan fraksi minyak bumi atau pembuatan air murni).
3. Kromatografi: Berdasarkan perbedaan kecepatan merambat partikel zat pada medium diam (contoh: menguji zat warna pada tinta atau makanan).
4. Sublimasi: Memisahkan zat padat yang mudah menyublim dari pengotornya (contoh: pemurnian kapur barus atau iodin).
5. Sentrifugasi: Memisahkan partikel halus dalam suspensi/koloid menggunakan gaya putar cepat (contoh: memisahkan sel darah merah dari plasma darah).
2. Terjadi perubahan suhu (reaksi eksoterm menghasilkan panas atau endoterm menyerap panas).
3. Terbentuk gelembung gas (contoh: tablet vitamin C atau soda kue dimasukkan ke dalam air/cuka menghasilkan gas CO2).
4. Terbentuk endapan di dasar tabung reaksi.
Judul Soal
Deskripsi fenomena atau pertanyaan konsep materi.
Gaya, Gerak, dan Tekanan
โข Hukum II Newton: a = ฮฃF / m atau ฮฃF = m ร a. Percepatan benda (m/s2) berbanding lurus dengan resultan gaya (N) dan berbanding terbalik dengan massanya (kg).
โข Hukum III Newton (Aksi-Reaksi): Faksi = โFreaksi. Gaya aksi dan reaksi sama besar namun berlawanan arah. Contoh: semburan gas roket ke bawah mendorong roket meluncur ke atas.
โข Perpindahan (ฮx): Perubahan posisi benda yang diukur lurus dari titik awal ke titik akhir (besaran vektor).
โข Rumus Kelajuan / Kecepatan: v = s / t (v = kelajuan dalam m/s, s = jarak tempuh dalam meter, t = waktu tempuh dalam sekon).
โข GLBB Dipercepat: Kecepatan bertambah secara teratur (contoh: buah kelapa jatuh bebas dari pohon, sepeda meluncur menuruni bukit).
โข GLBB Diperlambat: Kecepatan berkurang secara teratur (contoh: bola dilempar vertikal ke atas, mobil direm hingga berhenti).
P = Tekanan (N/m2 atau Pascal/Pa), F = Gaya tekan (N), dan A = Luas bidang tekan (m2). Semakin kecil luas permukaan sentuh (A), semakin besar tekanan (P) yang dihasilkan. Contoh: mata pisau dibuat tipis dan tajam, sedangkan kaki bebek berselaput lebar agar tidak mudah amblas di lumpur.
Tekanan di dalam zat cair bergantung pada massa jenis zat cair (ฯ dalam kg/m3), percepatan gravitasi (g dalam m/s2), dan kedalaman diukur dari permukaan zat cair (h dalam meter). Oleh sebab itu, dinding bendungan bagian dasar dibuat jauh lebih tebal.
Tekanan yang diberikan pada zat cair di dalam ruang tertutup diteruskan ke segala arah dengan sama besar. Penerapan: dongkrak hidrolik, alat pengangkat mobil di tempat cuci mobil, dan rem cakram hidrolik.
โข Melayang: Massa jenis benda sama dengan massa jenis zat cair (ฯbenda = ฯcair).
โข Tenggelam: Massa jenis benda lebih besar daripada massa jenis zat cair (ฯbenda > ฯcair). Penerapan: kapal selam, jembatan ponton, hidrometer, dan balon udara.
Soal Fisika akan muncul di sini...